Caritanya di kelas. Di SDN xyz terlihat seorang guru sedang menanyakan cita-cita kepada murid² nya.
Pak Guru: “Sugeng apa cita-citamu kalau sudah besar?...
Sugeng : ” Saya mau jadi polisi Pak. kalau ada penjahat yang jahatin Bapak, bisa saya tembak.
Gratis buat Pak guru”
...
Pak Guru: ” Bagus sekali, Bapak terharu.
” Kalau kamu Rahma?...
Humor kebijakan baru di negara antah berantah
Written by publisherSUATU hari di negara antah berantah, muncul suatu kebijakan baru yang belum pernah dilakukan sebelumnya di negara lain.
Kebijakan itu yakni, setiap orang yang berstatus wakil dinaikkan pangkatnya. Wakil presiden jadi presiden, wakil direktur menjadi direktur, wakil komandan menjadi komandan wakil gubernur menjadi gubernur, wakil RT menjadi ketua RT dan seterusnya. Yang penting dalam program ini tidak ada penggusuran posisi. Perkara ada posisi ganda, itu bisa diatur dalam pembagian tugasnya.
Masalah pembengkakan anggaran, semua ditanggung oleh negara. Sesudah mantap dengan rencana itu
A husband wrote a message to his wife on his business trip and forgot to add 'e' at the end of a word...
Written by publisherSeorang dosen membuka lembar jawaban ujian dari seorang mahasiswa yang tidak mengisi jawabannya pada lembar tersebut. Di dalam lembar jawaban tersebut terdapat selembar uang Rp 100.000,- Satu-satunya yang tertulis dalam lembaran tersebut adalah, "Rp 100.000,- = 100% dan saya dapat nilai A."
Sebulan kemudian, mahasiswa tersebut menhadap dosen,
Humor - Kuman, kuman apa yang di patuhi oleh temen temennya?
Written by publisherAda seorang pelajar yang sedang menunggu bus sambil merokok ditegur oleh Gurunya.
Pak Guru: “Kenapa kamu merokok?”
Pelajar: “Saya suka, Pak.”
Pak Guru : “Dari mana uang kamu untuk membeli rokok?”
Pelajar: “Dari uang jajan Saya.”
Pak Guru : “Sehari kamu habis berapa? Dan harganya berapa?”
Pelajar: “Paling satu bungkus dan harganya sekitar Rp. 10.000, Pak.”
Pak Guru : “Kenapa uang Rp. 10.000 kamu bakar setiap hari? Coba kamu kumpulkan uang itu selama setahun, mungkin kamu bisa membeli sepeda mobil, tidak perlu menunggu bus yang berdesakan seperti saat ini.”
Pelajar: “Sekarang saya boleh tanya sama bapak?”
Di suatu warung seorang pemuda berbadan kecil sedang duduk. Datang seorang preman lokal mendekati dan langsung menendangnya keras, “buuuk!” pemuda kecil itu jatuh tersungkur dari bangkunya. Ketika dia bangun, si preman berkata dengan sombong: “Itu tadi TAEKWONDO dari KOREA.”
Karena takut, pemuda itu tak menanggapi. Dia lalu kembali duduk. Namun tak lama kemudian, preman tadi kembali mendekati dan membantingnya, “Gubrakkkkkk!” pemuda kecil itu terjerambab. Saat dia bangun, preman berkata lagi: “Itu tadi JUDO dari JEPANG “. Pemuda kecil itu tetap tidak menanggapi. Perlahan dia kembali duduk.
Tidak lama kemudian, preman menonjoknya, “Bukkk!” pemuda kecil kembali jatuh, lalu si preman berkata: “Itu tadi BOXING dari THAILAND.” Pemuda itu menyadari mulutnya mengeluarkan darah. Lalu dia bangun dan tidak kembali ke bangkunya. Perlahan-lahan dia keluar dari warung.
Tidak beberapa lama kemudian pemuda kecil itu masuk ke warung dan menghampiri si preman.Tanpa berkata apa-apa lagi dia langsung memukul si preman, “Bletaaak!.” Si preman langsung jatuh pingsan. Pemuda kecil ingin memberi penjelasan, tapi
Humor - Antara Jin Penggila Narkoba, Pemabok dan Perokok Berat
Written by publisherCeritanya di negri mimpi terdapat ada tiga orang masing-masing pemabuk, penggila Narkoba dan satunya lagi perokok berat menemukan kendi ajaib.
Seperti pada cerita pada umumnya pada saat menggosok-gosok nya ternyata ada jin bebas keluar dari kendi tersebut. Karena telah berjasa terhadap jin itu, ketiga orang ditawari imbalan oleh jin sesuai dengan satu permintaan.
Si pemabuk minta arak dengan segala jenis. Si penggila Narkoba pun demikian mendapat kiriman aneka ragam ganja dan bahan narkotika berbagai jesnis dibawa ke kamar si penggila Narkoba tadi.
Sang perokok berat pun meminta hal sama. Ia meminta rokok berbagai merk untuk dirasakan sepuasnya. Setelah diberikan hadiah tadi, Mereka menikmati pemberiannya di kamar masing-masing.
Esok harinya, jin tadi mengecek kepada masing-masing kamar ketiga orang tersebut.
Kamar pemabuk, orangnya lunglai terkapar mati kebanyakan minum arak, begitu pula si penggila Narkoba mati karena over dosis.
Namun, ketika membuka kamar sang perokok berat, jin kaget karena
Humor













